Jumat, 14 Februari 2014

Aku Dan Kau Di Masa Depan




Assalamualaikum kau  jodohku ..
Sedang apa kau di sana ? apakah kau tengah memikarkanku sama seperti ku memikirkanmu ?
Tuan , apa kau percaya takdir ? aku iyaa .. apa kau juga percaya takdir bisa di ubah ? aku iya tuan .

Jika boleh kuramal garis takdir, Aku ingin menggambarkan kita. Kita dimasa depan.
 Iya, aku meyakininya.Jangan tanya mengapa, aku pun tak tau.

Kita di masa depan. Akan jadi apa kita di masa depan? Tetap seperti ini kah? Aku menyimpan debar, sedangkan kau mungkin bahagia dengan yang lain?
Atau, di suatu hari aku dan  kau di pertemukan di waktu dan tempat yang tak ku sangka sebelumnya .Aku memilih pilihan terakhir. Kuharap kau pun begitu .

Atas keyakinan itu aku berani memikirkan ini,memikirkan sesuatu yang indah bahkan sangat indah .. walaupun aku tidak tahu siapa sosok yang aku pikirkan sesunggunyaa , yang aku tahu hanya pria baik , itu saja .

Bagaimana jika suatu hari kita menikah? Kita akan menikah dengan pesta seadanya di
kediamanku dengan cuaca yang cukup baik; cerah namun sejuk mendung.
Kau memakai Jas hitam berkerah dan mawar merah maroon menyembul di kantung dada kirimu, dan aku mengenakan purple lace gown dengan jilbab berwarna senada dan riasan wajah natural. Diatapi tenda putih bersih dan merah maroon .
Teman-teman kita menyelamati dengan wajah gembira tak menyangka, membawakan kado
perkakas rumah tangga.
Kita bahagia menyalami sambil menikmati hiburan di pernikahan kita.

Mungkin di hari hari pertama pernikahan baru kita , aku ingin menghabiskan waktu di suatu kota yang sangat aku impikan sebelumnya , kota yang indah nan sejuk . kota yang belum aku kunjungi sebelumnya .

Di hari-hari bersama kita selanjutnya, kita akan menyeduh kopi pagi berdua di dapur. Sesekali mendaratkan ciuman di keningku manakala menunggu air mendidih.
Lalu membuat sarapan bersama saat kau libur di rumah. Itu indah bukaaann ?

Kita akan mempunyai anak. Lelaki atau perempuan yang memiliki mata sipit atau bahkan mata besar bulat seperti punyaku, Hidung tinggi seperti arab,Bibir seperti kita berdua, yang manis jika tersenyum.

Saat mereka berkembang, kita akan mengajak mereka belajar dan memahami agama islam , Dan mereka akan membawa kita ke syurga dengan doa doa mereka , karna mereka anak kita , anak anak yang tumbuh dan di besarkan dengan nilai nilai agama di dalamnya .

Dan di hari-hari berikutnya, kita akan menyaksikan mereka bertumbuh dewasa,melihat mereka sukses dan menemukan pasangan hidupnya masing masing .
Menghabiskan sisa tua kita di rumah. Mungkin dari uang
pensiunanmu atau mungkin dari hasil kerja keras anak anak kita kelak .

Subhanallah itu indah sekali tuhaaaann…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar