Minggu, 13 Oktober 2013

32 hari setelah kepergianmu



Aku tidak pernah sesedih ini , awalnya aku kira melupakanmu adalah hal yang mudah dan tak akan memakan banyak waktu seperti ini ,ternyata aku salah . hari hari yang aku lewati untuk melupakanmu ternyata malah ku habiskan untuk selalu merindukanmu , maaf jika kejujuranku ini membuatmu muak .

Tiga puluh dua hari harusnya waktu itu cukup untuk menghilangkan perasaan ini, namun ternyata aku tidak termasuk dalam teori semacam itu. Tubuhku menggigil , suhu badanku seketika meningkat , saat menghadapi perpisahan , perpisahan yang sangat menyakitkan bagiku .

Aku masih belum memahami rasa sakit ini , sejahat itukah orang yang ku banggakan selama ini. sudahkah kau memahami tentang rasa sakit yang kau beri. kau tahu ? aku masih menangisi dan menyesali yang sempat terjadi .bertanya tanya dalam hati , mengapa semuanya harus berakhir sesakit ini ?

Terakhir kita bertemu , kita masih seperti dulu , masih bisa makan bersama, tersenyum dan tertawa bersama , mengapa seminggu setelahnya , kita malah berjauhan , tak saling menyapa bahkan mengucapkan kata perpisahan , sesuatu yang belum pernah aku duga sebelumnya.

Benarkah ini semua hanya permainan mu ? mengapa aku terlalu bodoh untuk menyadari semuanya dari awal , jika memang ini bukan permainan mu , mengapa kau tinggalkan aku di sini,mengapa kau malah pergi dengan meninggalkan kenangan dan luka sedalam ini .

Mungkin aku terlalu manja , mungkin aku cengeng, dan mungkin juga aku belum dewasa, dimana setiap malam yang aku lewati selalu dengan penuh kenangan dan air mata . kenyataan yang harus aku telan bulat bulat ialah ketika kau tak lagi di sisiku . semuanya begitu berat untuk aku jalani, aku masih belum siap menerima semua kenyataan yang ada . aku masih mencintaimu , merindukanmu dan masih mengharapkanmu , jangan Tanya kenapa , karena sampai saat ini pun aku masih belum memahami benar tentang perasaan ini.

Aku hanya mengingatkan mu , bahwa hari ini adalah hari ke tiga puluh dua harinya kita berpisah dan berjalan tak beriringan lagi , setelah kemarin kau mengucapkan happy anniversary tanpa doa rasanya hambar sekali , karena biasanya kau selalu mengaminkan setiap doa ku , di tanggal 12 akhir akhir ini .

Sebenarnya aku benci harus mengakui , jika hari ini aku masih belum bisa melupakanmu , tapi aku belajar tidak munafik , dan harus mengakuinya , jika sampai hari ini aku masih merindukanmu , mengharapkanmu dan belum bisa melupakanmu .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar