Aku tidak pernah sesedih ini
, awalnya aku kira melupakanmu adalah hal yang mudah dan tak akan memakan
banyak waktu seperti ini ,ternyata aku salah . hari hari yang aku lewati untuk
melupakanmu ternyata malah ku habiskan untuk selalu merindukanmu , maaf jika
kejujuranku ini membuatmu muak .
Tiga puluh dua hari harusnya
waktu itu cukup untuk menghilangkan perasaan ini, namun ternyata aku tidak
termasuk dalam teori semacam itu. Tubuhku menggigil , suhu badanku seketika
meningkat , saat menghadapi perpisahan , perpisahan yang sangat menyakitkan
bagiku .
Aku masih belum memahami
rasa sakit ini , sejahat itukah orang yang ku banggakan selama ini. sudahkah
kau memahami tentang rasa sakit yang kau beri. kau tahu ? aku masih menangisi
dan menyesali yang sempat terjadi .bertanya tanya dalam hati , mengapa semuanya
harus berakhir sesakit ini ?
Terakhir kita bertemu , kita
masih seperti dulu , masih bisa makan bersama, tersenyum dan tertawa bersama ,
mengapa seminggu setelahnya , kita malah berjauhan , tak saling menyapa bahkan
mengucapkan kata perpisahan , sesuatu yang belum pernah aku duga sebelumnya.
Benarkah ini semua hanya
permainan mu ? mengapa aku terlalu bodoh untuk menyadari semuanya dari awal ,
jika memang ini bukan permainan mu , mengapa kau tinggalkan aku di sini,mengapa
kau malah pergi dengan meninggalkan kenangan dan luka sedalam ini .
Mungkin aku terlalu manja ,
mungkin aku cengeng, dan mungkin juga aku belum dewasa, dimana setiap malam
yang aku lewati selalu dengan penuh kenangan dan air mata . kenyataan yang
harus aku telan bulat bulat ialah ketika kau tak lagi di sisiku . semuanya
begitu berat untuk aku jalani, aku masih belum siap menerima semua kenyataan
yang ada . aku masih mencintaimu , merindukanmu dan masih mengharapkanmu ,
jangan Tanya kenapa , karena sampai saat ini pun aku masih belum memahami benar
tentang perasaan ini.
Aku hanya mengingatkan mu ,
bahwa hari ini adalah hari ke tiga puluh dua harinya kita berpisah dan berjalan
tak beriringan lagi , setelah kemarin kau mengucapkan happy anniversary tanpa
doa rasanya hambar sekali , karena biasanya kau selalu mengaminkan setiap doa
ku , di tanggal 12 akhir akhir ini .
Sebenarnya aku benci harus
mengakui , jika hari ini aku masih belum bisa melupakanmu , tapi aku belajar
tidak munafik , dan harus mengakuinya , jika sampai hari ini aku masih
merindukanmu , mengharapkanmu dan belum bisa melupakanmu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar