Selamat malam kamu , kamu yang selalu ada di hati aku , sudah
tidurkah kau sekarang ? atau bahkan sekarang kau sedang menghabiskan waktumu di
depan layar handphone hanya sekedar untuk bertukar kabar dengan pacar barumu
itu. entah mengapa aku jadi sedih seperti ini melihat layar handphone yang
sedari tadi masih padam,hening , tak
berbunyi .
Kita sudah saling tahu sejak setahun lalu , berawal dari pertemuan
yang tanpa di rencanakan sebelumnya , dan berawal dari pesan singkat yang saat
itu kau kirimkan padaku ,penasaran yaa saat itu lah yang aku rasakan , aku yang
begitu penasaran ingin mengenal sosokmu, mencari cari tahu tentangmu ,
keadaanmu , bahkan tak satupun pesan singkat yang kau kirim tanpa ku jawab. Aku
begitu mengagumi mu , dan sungguh saat itu aku ingin kau merasakan hal yang
sama denganku .
Sudah bosan ku menerka nerka seperti apa wajahmu , berhidung
mancungkah , berbadan tinggi dan berkulit putih kah kau ,karena sebelumnya aku
tak pernah memperhatikan sosokmu , sungguh .mungkin kau sudah berjumpa denganku
berkali kali , tapi aku tidak , maaf jika aku begitu acuh tak acuh kepada orang
orang baru sepertimu , sekalipun kau rekan kerja pamanku sendiri .
Sabtu itu , aku menunggumu , berencana menghabiskan waktu weekend
bersama , inilah pertama kalinya kita bertatap muka , mengobrol dan
menghabiskan waktu bersama . dari mulai sejak itu rasa cinta dan sayang padamu
tak bisa ku tahan lagi , bahkan semakin menggebu .sudah ku bilang malam ini aku
kembali membawa sejuta kenangan bersamamu .
Terdengar klise jika aku menanyakan kabarmu saat ini , pasti kau
akan menjawab kau baik baik saja . tentu saja jika kau menanyakan hal itu
padaku , aku juga akan menjawal hal yang sama , bahwa aku baik baik saja ,
tanpa harus mengatakan keadaan yang sebenarnya . seharusnya kau membaca mataku
, menilai setiap gerak geriku apakah aku benar benar baik baik saja , kau
memang tidak peka .
Ini bodoh , bahkan sangat bodoh , ketika aku mulai berhenti
memperjuangkanmu , seharusnya saat itu kau memperjuangkan ku . mengertilah
sayang aku ini wanita yang di ciptakan dan di besarkan untuk di mengerti , dan
di perjuangkan , perempuan mana yang tidak sakit hati melihat seseorang yang di
perjuangkan nya , malah acuh tak acuh sepertimu . perlu kau ingat , aku ini
beda , aku bukan wanita yang biasa kau temui , aku bukan wanita kuat dalam
cerita cerita dongeng , aku hanya wanita biasa yang butuh pengertian ,ku harap
kau mampu memahami sikap egois ku ini.
Awalnya kita memang baik baik saja , sampai akhirnya sikap egois ku
ini tak bisa kau terolir lagi , dan sikap acuhmu tak bisa ku terima lagi dari
mulai pesan singkat yang kau balas terlalu lama , telepon yang selalu kau
abaikan dan chat yang hanya kau baca . sampai kau akhirnya buka suara , kita
sudah bicarakan ini berulang kali . kata kata yang selalu aku garis bawahi
adalah ketika kau berulang kali menyebut jika kita itu memang jelas jauh
berbeda .
Ku kira semuanya akan baik baik saja setelah ini , tapi ternyata
aku salah , yang aku perjuangkan ternyata mengabaikan begitu saja ,memang
terkadang kenyataan tak sesuai dengan apa yang kita inginkan .
Semoga keputusanmu berhenti memperjuangkan aku bukan karena kau
yang selalu mengatakan kita berbeda,atau aku yang selalu bertingkah kekanak
kanakan yang membuatmu muak. Dan semoga kepergianmu bukan di karenakan aku yang
selalu inginkan kebersamaan diantara kita dan aku yang selalu iri bahkan
mencemburui semua teman teman yang dekat denganmu , dan semoga bukan karena
orang ketiga yang membuatmu berhenti memperjuangkan perasaanmu sendiri .
Berbahagialah kau dengan wanita pilihanmu , yaa jika kau sudah
mempunyai pengganti diriku tentunya . semoga ia bisa memahami sikap
cuekmu,ketidak pekaanmu , seperti aku yang sangat memahami mu .